December 06, 2019

Mengetahui jenis komponen materi


Setelah menulis jawaban pada e-book partikel penyusun materi, maka cocokanlah
dengan jawaban dibawah ini.


1.     Unsur Helium, komponen penyusunnya adalah atom Helium dan terdiri dari satu jenis komponen. 
2.     Unsur Emas, komponen penyusunnya adalah atom Emas dan terdiri dari satu jenis komponen. 
3.     Unsur Neon, komponen penyusunnya adalah atom Neon dan terdiri dari satu jenis komponen. 
4.     Unsur Aluminium, komponen penyusunnya adalah atom Aluminium dan terdiri dari satu jenis komponen. 
5.     Senyawa Hidrogen Klorida, komponen penyusunnya adalah molekul HCl, yang terbentuk dari 2 jenis unsur yaitu hidrogen dan klorin.
6.     Air, komponen penyusunnya adalah molekul H2O yang terbentuk dari 2 jenis unsur yaitu hidrogen dan oksigen
7.     Senyawa karbon dioksidakomponen penyusunnya adalah molekul CO2 yang terbentuk dari 2 jenis unsur yaitu karbon dan oksigen
8.     Senyawa gula pasir komponen penyusunnya adalah molekul C12H21O11 yang terbentuk dari 3 jenis unsur yaitu oksigen, karbon, dan hidrogen. 
9.     Garam Natrium Klorida, komponen penyusunnya adalah  Ion Na+dan ion Cl-
10. Garam Kalium Klorida, komponen penyusunnya adalah  Ion K+dan ion Cl-

Setelah mengetahuinya, maka gunakan informasi berikut untuk melanjutkan
pengisian kolom berikutnya.

March 22, 2019

dari aku, yang hanya bisa berharap

assalamu'alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh.

postingan ini adalah postingan awal di tahun 2019, yaaa 2019 adalah tahun pertamaku tanpa ayah lagi di sisiku. Malam ini, rinduku memuncak, sudah lama sejak hari itu aku tidak menghabiskan waktuku di dalam kamarku ini. Dulu, jika lampu kamar masih menyala ketika ayah terbangun tengah malam, ayah akan menegurkua untuk segera tidur, hhh.... aku rindu mendengar cautannya. sejak malam itu, aku pindah dari kamarku menempati kamar ayah, kamar yang dlu ditempati ayah dan ibuku, kamar yang begitu luas tetapi serasa sunyi, kamar yang menjadi kamar pertamaku bersama ayah dan ibu. Ada memori yang kuingat, dimana aku mungkin berusia 2 tahun, lalu tengah malam aku ingin pipis, dan ayahk terbangun untuk membuka celanaku agar tidak ngompol dikasur. yaAllah, aku rindu saat-saat itu. Saat dimana aku mempunyai ayah dan ibu yang sangaaat aku rindukan ssat ini, kala itu, belum ada ponsel untuk aku sekedar selfie bersama mereka, ataupun merekam video untuk di upload di instagram seperti sekarang, tetapi aku mempunyai memori yang nyata dengan ayah dan ibuku, daan tentunya dengan mba dan adikku.

dari aku,
yang hanya bisa berharap.

ya, aku hanya bisa berharap dengan Allah, semoga Allah bisa mempertemukan aku kembali kelak bersama ayah, ibu, mba sita, bontot dan kelak  lengkap dengan para menantu dan cucu-cicit kalian yah, buu... yang belum sempat bertemu dan berkumpul di bumi Allah ini.

terlalu banyak harapanku, smg Allah ijabah doa-doaku selama ini terutama untuk memberikan Surga untuk ayah dan ibuku tanpa hisab, dan mengharamkan api neraka untuk menyentuh tubuh ayah dan  ibuku, aamiin.

Terima kasih ayah, ibu. dengan semua kenangan manis selama kalian berada disisi kami, aku rasa aku, mba sita dan bontot bisa melalui kejamnya dunia ini dengan semua kenangan manis bersama kalian, dan semua ajaran yg kalian ajarkan, smg jd amal jariyah dan ilmu bermanfaat yang akan mengalir menjadi pahala untuk ayah dan ibu.

yah, aku melewati tahun pertama ini tanpa ayah. sebentar lg aku jg akan melewati ramadhan dan idul fitri pertama tanpa ayah. ayahkuu.....

dari aku,
yang hanya bisa berharap...

wassalamu'alaikum

July 30, 2018

learned

assalamu'alaikum wr.wb.

8 desember 2011 ku posting "ending" ternyata itu bukan ending, tapi itu awal. Awal dari kehidupan sesungguhnya, dari situ aku lebih belajar mengenai ikhlas dan sabar. ikhlas akan kepergian ibu, dan sabar untuk menjalani kehidupan selanjutnya.

time after time, ku belajar bersyukur, punya ayah yang masi sehat dan ayah yang soleh insyaAllah. ayah adalah orang yang paling perhatian sm orang2 di sekelilingnya, orang yang on time (menghargai waktu) apalagi waktu solat, orang yang cereweeet dan gupek akan smua hal, tp untuk hal-hal yg baik. 

banyak hal yg ku pelajari sejak ibu ga ada yaitu :1) bertanggung jawab atas rumah, mulai dari beberes rumah supaya rumah tetap bersih dan rapih, masak, dll. 2) harus saling sayang sm keluarga terutama ayah, mba sita dan putri. 3) semua terasa berat, tetapi ingat ada Allah yang bantu, jangan sedih :) dari situ ku mulai terbiasa, dan ku pikir ayah akan panjang umur untuk lihat cucu cucu nya nanti, tp Allah lebih sayang sm ayah, makanya ayah dipanggil Allah pada hari Selasa, 24 Juli 2018. sekitar pukul 10.50 setelah ayah solat duha kemudian Allah ambil ayahku. mungkin Allah mau ambil ayah disaat ayah pd puncaknya gemar beribadah. masyaAllah.

Umur, memang soal waktu kapan kita akan dipanggil Allah. tidak ada yang tahu kapan kita ngobrol terakhir, makan terakhir, ibadah terakhir, ramadhan terakhir, lebaran terakhir. rasanya waktu cepat berlalu, tetapi kita butuh bertahun-tahun untuk sampai disaat skg. memang, untuk gemar beribadah harus dipaksa. pelajarannya adalah "BER-IBADAH SEAKAN KITA AKAN SEGERA MATI, dan IBADAH HARUS DIPAKSAKAN!!! HIDUP ADALAH SOAL SABAR DAN SYUKUR. Sabar untuk menjalani cobaan dan Syukur untuk segala nikmat yang telah Allah berikan."

mungkin, byk orang berpikir "kasian yaaa mereka (aku, mba sita, dan putri) jd anak yatim piatu." tapi itu jadi titik balik kami untuk lebih mendekatkan diri kpd Allah. selama ini kami mengharap apapun ke ayah dan ibu, dan skg saatnya kami untuk berharap lgsg ke Allah, Maha Besar, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. gausah deh kepikiran untuk pembuktian ke orang lain kami bakal sukses dunia, tapi kami berdoa sm Allah untuk kasi kekuatan kesabaran dan kemudahan untuk menggapai akherat sehingga dunia mengikuti, aamiin yaAllah.

semakin besar, harus semakin pinter untuk menyaring ilmu dan bagaimana adab yang baik setelah mengetahui ilmu sunnah. memang, ku blm sempurna, masi banyaaaaaak bgt kesalahan tapi baiknya saling mengingatkan dan mendoakan yaa. ammar ma'ruf nahi munkar. 

alhamdulillah, Allah masi memberikanku kesempatan untuk hidup, untuk memperbaiki hidupku, karna HAKEKAT MANUSIA HIDUP ADALAH UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH. (QS. Adz Dzariyat: 56). Sekian, sekilas dari apa yang bisa ku bagi sebagai wanita yang telah menjalani kehidupan selama  24 tahun.

wassalamu'alaikum wr.wb


March 24, 2018

24

assalamu'alaikum wr.wb

yes, im being 24. semakin dekat dengan target yg ku harapkan. mengharap akan hadirnya sang pemilik tulang rusuk ku. seseorang yang kupilih karna hadirnya menentramkan hati, nyaman jika bersamanya, dan dapat membimbingku untuk menuju jannahMu yaAllah.

ketika memasuki usia wajar ketika ditanya "kapan nikah?" sejujurnya, ku blm siap jika diusia skg. dan sejujurnya ku jg blm siap jika menjalani taaruf yang sesungguhnya, krna ku merasa blm menjadi apa apa sbg wanita. ingin hijrah tp blm terlaksana. tetapi jujur ku jg tdk ingin bila diajak pacaran. lagian ku jg udh lama ga pacaran krna merasa pacaran itu wasting time, yang blm tentu pacar itu akan menjadi pelabuhan hati terakhir, dan pacar itu cenderung saling mengklaim pasangannya adalah miliknya, pdhl ia tak lebih dari sekedar teman dekat yang sering diajak sharing haha hihi saja.

yaAllah, berikanlah aku keteguhan hati untuk menjadi lebih baik dihadapanMu, dan untuk lebih baik setiap harinya, ikatlah hatiku pd majlis ilmu dan mudahkan aku dan teman2 shalihatku untuk menjalankan sunnahMu dan istiqomah menjalaninya, kumpulkanlah kami dengan org2 sholeh. mudahkan kami untuk memantapkan hati pada pilihanMu. sekarang ku hanya berusaha untuk tidak terpaut hati dengan siapapun, sampai waktunya tiba, Kau kirimkan jodoh yang tepat untuk datang mengkhitbahku yaAllah. aamiin, semoga allah senantiasa jaga hati kami.

wassalamu'alaikum wr.wb